Minggu, 02 Oktober 2011

Gelombang Otak

Getaran atau frekuensi adalah jumlah impuls perdetik dengan satuan hz (hertz). Frekuensi otak kita berbeda-beda dalam keadaan sadar, rileks, tidur ringan, tidur nyenyak, trance, panik, dan sebagainya. Melalui penelitian yang panjang, akhirnya para ahli syaraf (otak) sependapat bawah Gelombang Otak (Brainwave) berkaitan dengan kondisi pikiran. Di post ini saya akan jelaskan tentang jenis-jenis frekuensi Gelombang Otak (Brainwave) dan pengaruhnya terhadap kondisi otak manusia.


GAMMA (16 hz - 100 hz)

Gelombang Gamma merupakan yang terendah dalam amplitudo dan gelombang paling cepat. gelombang gamma Adalah Gelombang Otak (Brainwave) yang terjadi pada saat seseorang mengalami aktifitas mental yang sangat tinggi, misalnya sedang berada di arena pertandingan, perebutan kejuaraan, tampil dimuka umum, sangat panik, ketakutan. Kondisi Gamma adalah kondisi dalam kesadaran penuh. gelombang gamma sebenarnya masih ada lagi gelombang Hypergamma (tepat 100 Hz) dan gelombang Lambda (tepat 200 Hz), yang merupakan gelombang-gelombang supernatural atau berhubungan dengan kemampuan yang luar biasa (keren :p).

BETA (12 hz s/d 19 hz)

Gelombang beta terjadi pada saat kita mengalami aktifitas mental yang terjaga penuh. Kondisi ini ketika kita melakukan kegiatan kita sehari-hari dan berinteraksi dengan orang lain di sekitar kita. Frekuensi beta seperti keadaan pikiran kita sekarang ini, pas kita duduk di membaca post ini. Gelombang beta dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu high beta (lebih dari 19 Hz), lalu getaran beta (15 hz -18 hz), dan selanjutnya lowbeta (12 hz ~ 15 hz). Gelombang Beta di perlukan otak ketika kita berpikir, rasional, pemecahan masalah, dan keadaan pikiran di mana kita telah menghabiskan sebagian besar hidup kita.

Sensori Motor Rhytm (12 hz - 16 hz)

SMR sebenarnya masih masuk kelompok getaran lowbeta, namun pada umumnya penderita epilepsy, ADHD dan Autism ternyata tidak menghasilkan gelombang jenis ini. Para penderita gangguan di atas tidak tidak mampu berkonsentrasi atau fokus pada suatu hal yang dianggap penting. Sehingga setiap pengobatan yang tepat adalah cara agar otaknya bisa menghasilkan getaran SMR tersebut. Dan hal ini bisa dilakukan dengan teknik neurofeedback .

ALPHA ( 8 hz - 12 hz )

Gelombang Alpha Adalah Gelombang Otak yang terjadi pada saat seseorang yang mengalami relaksaksi atau mulai istirahat dengan tanda-tanda mata mulai menutup atau mulai mengantuk. Kita menghasilkan gelombang alpha setiap akan tidur, tepatnya masa peralihan antara sadar dan tidak sadar. Fenomena alpha banyak dimanfaatkan oleh para pakar hypnosis untuk mulai memberikan sugesti kepada pasiennya. Orang yang memulai meditasi (meditasi ringan) juga menghasilkan gelombang alpha. Frekuensi alpha 8 -12 hz , merupakan frekuensi pengendali, penghubung pikiran sadar dan bawah sadar. mengingat mimpi kita, karena Anda memiliki gelombang alpha.


THETA ( 4 hz - 8 hz )

Gelombang Theta terjadi pada saat seseorang mengalami tidur ringan, atau sangat mengantuk. Tanda-tandanya nafas mulai melambat dan dalam. Selain orang yang sedang diambang tidur, beberapa orang juga menghasilkan Gelombang Otak ini saat trance, hypnosis, meditasi dalam, berdoa, menjalani ritual agama dengan khusyu. Orang yang mampu mengalirkan energi chi, prana atau tenaga dalam, juga menghasilkan Gelombang Otak theta pada saat mereka latihan atau menyalurkan energinya kepada orang lain.

Kemudian, bayi dan balita rata-rata tidur lebih dari 12 jam dalam sehari. Itulah mengapa otak anak-anak selalu dalam fase gelombang alpha dan theta. Perlu diingat, gelombang alpha dan theta adalah gelombang pikiran bawah sadar. Oleh sebab itu, anak-anak cepat sekali dalam belajar dan mudah menerima perkataan dari orang lain apa adanya.


Delta (0.5 hz - 4 hz)

Adalah Gelombang Otak (Brainwave) yang memiliki amplitudo yang besar dan frekuensi yang rendah, yaitu dibawah 3 hz. Otak kita menghasilkan gelombang ini ketika Anda tertidur lelap, tanpa mimpi. Fase Delta adalah fase istirahat bagi tubuh dan pikiran. Tubuh kita melakukan proses penyembuhan diri, memperbaiki kerusakan jaringan, dan aktif memproduksi sel-sel baru saat Anda tertidur lelap. Gelombang Delta adalah gelombang yang paling rendah pada otak kita, otak tidak akan pernah mencapai frekuensi 0 hz, karena jika otak kita dalam kasus ini kita akan mati!

Schumann Resonance (7.83 hz)
Schumann Resonance adalah getaran alam semesta pada frekuensi 7.83 Hz yang juga masuk dalam kelompok gelombang theta. Seseorang yang otaknya mampu menghasilkan dan mempertahan frekuensi ini memiliki kemampuan supernatural, seperti ESP, telepati, clayrvoyance, dan fenomena psikis lainnya. Anak indigo, yaitu anak super cerdas yang biasanya berkemampuan ESP atau Extra Sensory Perception, juga bisa memasuki gelombang ini dengan mudah dan konstan.


Nah itu jenis gelombang-gelombang otak kita. Macam-macam yah dan ternyata gelombang otak banyak gunanya dari kita fokus sampei kekuatan supernatural. sekarang kita bisa tau saat keadaan kita sehari-hari semoga post ini bermanfaat walau rada panjang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar