Jumat, 23 September 2011

Merokok Pada Usia Remaja

Kebanyakan rasa ingin tau saat kita remaja lebih besar, dan mulai berani melakukan sesuatu yg kita pertanyakan. Memang baik bila rasa ingin tau ke yang positif namun bila ke negatif itu lah yang gawat. Tanpa pikir panjang apa akibat yang mereka dapat. Bukan hanya remaja pria sekarang pun wanita sudah mulai mengikuti gaya seperti itu. Contoh yang bakal dibahas di post ini salah satunya "Merokok Pada Usia Remaja".

Beberapa faktor yang menyebabkan remaja merokok salah satunya adalah faktor lingkungan sang remaja keluarga maupun sekolah. Rasa penasaran sang anak dalam lingkungan pertamanya (keluarga) adalah salah 1 faktornya sang anak yang melihat ayah atau anggota keluarga lainya merokok membuat rasa penasaran yang besar, sehingga dia berusaha untuk mencoba walaupun sudah dilarang. Ada pun faktor lingkungan luar seperti gengsi atau pergaul yang salah, menurut survei Yayasan Jantung Indonesia 77% remaja mulai merokok karna tawaran temannya.

Banyak sekali zat berbahaya yang sangat beracun dalam rokok. Zat racun yang berbahaya pada rokok antara lain :
  • Nikotin > Zat pada tembakau yang menyebabkan candu atau ketagihan,
  • Tar > Penyebab penyakit kanker karena terkandung bahan karnosigen, unsur kimia penyebab kanker,
  • Acetone > Suatu bahan yang biasa digunakan untuk cat,
  • Amonia > Bahan yang digunakan untuk pembersih lantai,
  • Karbon Monoksida > Gas beracun paling berbahaya, karena mempunyai daya ikat terhadap darah merah yang seharusnya mebawa oksigen,
  • Dan masih banyak lagi zat pada rokok yang berbahaya.
Itulah beberapa zat yang terdapat pada rokok yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan banyak penyakit yang sangat berbahaya.Beberapa contoh penyakit ataupun masalah yang di akibatkan oleh sebuah rokok :
  • Menyebabkan penyumbatan pembuluh nadi (serangan jantung),
  • Penyumbatan pembuluh nadi otak (stroke),
  • Kesehatan kulit turun, mudah keriput, muncul bercak hitam,
  • Menyebabkan impotensi dini,
  • Gangguan pada reproduksi (berkurangnya kesuburan pada wanita)
Jangan mengira dengan merokok dapat membuat stress berkurang karna itu hanya pengaruh nikotin sementara, stress pun kembali lagi. Dengan merokok hanya menyenbabkan menembah masalah kita saja.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar